
Pulang Pisau – Dalam kunjungannya di Kabupaten Pulang Pisau, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kemajuan pendidikan, termasuk melalui alokasi anggaran daerah.
Wamen berharap pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten agar komitmen bersama tetap penting agar pendidikan tidak tergeser oleh prioritas lain, di tengah keterbatasan anggaran saat ini. Menurutnya melalui sinergi tersebut, para guru tetap memiliki harapan dan semangat dalam menjalankan proses pendidikan yang berkelanjutan di daerah.
Kedatangan Wamendikdasmen dan rombongan tersebut disambut oleh Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, Sabtu (2/5/2026) di Aula Banama Tingang Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pulang Pisau. Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta dalam pertemuan dengan Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Pulang Pisau telah memperoleh bantuan revitalisasi sebanyak 16 sekolah, pada tahun 2026 baru mendapatkan enam sekolah.
Pada kesempatan tersebut juga Pemkab Pulang Pisau juga mengusulkan tiga desa, yakni Desa Cemantan, Desa Bakau, dan Desa Kiapak, yang termasuk kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Usulan ini diharapkan Wabup dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di wilayah tersebut,” ungkap Ahmad Jayadikarta.
Jayadikarta mengatakan dalam pertemuan tersebut Wamendikdasmen juga menekankan pentingnya percepatan sertifikasi guru serta peningkatan literasi peserta didik. “Tantangan pendidikan saat ini turut dipengaruhi perkembangan digitalisasi, termasuk penggunaan telepon genggam yang berdampak pada minat belajar anak,” katanya. Menurutnya sejumlah kebijakan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah dirasakan manfaatnya di daerah, terutama yang menyentuh kebutuhan guru, antara lain percepatan sertifikasi guru, penyediaan infrastruktur, serta papan informasi digital.(WKah/Red)
